• Home
  • kesehatan
  • Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Ruam pada Bayi

Ibu Perlu Tahu, Ini Cara Mengatasi Ruam pada Bayi

ruam pada bayiRuam atau bintik-bintik merah adalah gangguan kulit yang kerap muncul pada kulit bayi yang sensitif. Banyak faktor yang menyebabkan ruam, seperti alergi, biang keringat, eksim, ruam popok, atau virus. Ruam pada umumnya tergolong tidak berbahaya, namun jika merupakan gejala penyakit yang serius Anda harus segera membawa bayi Anda kedokter.

Tapi tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ruam pada bayi. Mari kita simak bersama langkah-langkahnya.

  1. Mengatasi ruam pada kulit kepala
    Ruam pada kulit kepala yang disebut cradel cab atau dermatitis seborhoik umum
    terjadi pada bayi yang baru lahir. Ruam ini ditandai dengan pengerasan kulit
    kepada yang menyerupai kerak yang bermunculan pada kepala bayi. Cara
    mengatasinya adalah dengan meneteskan beberapa minyak mineral pada kulit
    kepala lalu sikat dengan sikat yang berbulu lembut.
  2. Mengatasi ruam popok
    Ruam yang satu ini dipicu akibat kondisi yang lembab pada area bokong atau paha
    bayi yang berasal dari popok. Ruam ini akan nampak seperti jerawat merah atau
    lecet pada area bokong hingga alat kelamin. Untuk mengatasi ruam ini Anda harus
    sering mengganti popok bayi yang sudah kotor dan mengoleskan pelembab khusus
    bayi pada saat akan memakaikan popok.
    Anda juga perlu untuk membersihkan kulit bayi setelah mengganti popok yang kotor
    sehingga tidak ada bakteri yang menumpuk pada kulit bayi dan menjadi sebab
    timbulnya ruam popok.
  3. Mengatasi ruam akibat pakaian
    Kondisi ini dapat disebabkan akibat bahan pakaian yang tidak cocok dengan kulit
    bayi atau penggunaan pakaian yang terlalu ketat. Bahan pakaian yang tidak cocok
    dapat memicu alergi pada bayi sedangkan pakaian terlalu ketat dapat memicu
    biang keringat. Keduanya dapat menimbulkan ruam pada kulit bayi.
    Cara mengatasinya adalah Anda perlu menyeleksi pakaian mana yang cocok untuk
    digunakan bayi Anda. Pilihlah bahan yang tidak terkandung zat alergen bagi bayi
    dan juga menyerap keringat. Anda perlu menghindari bahan yang tidak menyerap
    keringat karena ini adalah faktor biang keringat. Pakaian yang direkomendasikan
    adalah berbahan dari katun dan longgar.
  4. Mengatasi ruam akibat alergi
    Alergi adalah salah satu penyebab ruam yang dapat merupakan faktor turunan. Orangtua yang memiliki riwayat alergi kemungkinan anaknya juga memiliki alergi. Bahkan, bayi yang keluarganya tidak memiliki riwayat alergi masih memiliki risiko untuk terkena alergi. Alergi dapat ditimbulkan dari konsumsi makanan, minuman, atau obat-obatan yang mengandung zat alergen. Cara mengatasinya adalah Anda sebisa mungkin harus menghindarkan bayi dari zat alergen. Misalnya bayi alergi pada salah satu jenis makanan, maka Anda harus menjauhkan bayi dari jenis makanan tersebut. Jika alergi ditimbulkan oleh pemakaian produk tertentu seperti pewangi atau sabun, segera hentikan penggunaan produk tersebut.
  5. Mengatasi ruam akibat virus
    Ruam akibat virus adalah salah satu gejala yang perlu diwaspadai. Sebab, virus dapat merupakan faktor penyebab penyakit yang lebih serius daripada ruam. Berbagai virus dapat berpotensi menyerang bayi seperti campak, cacar air, rubela dan sebagainya. Virus dapat menular lewat udara atau kontak dengan tubuh
    penderita penyakit dari virus. Cara mengatasinya adalah lakukan imunisasi pada bayi. Bayi yang diberi imunisasi
    akan memiliki ketahanan tubuh yang lebih terhadap virus. Selain itu, jagalah
    kebersihan dan kesehatan lingkungan agar bayi tidak tertular virus dari lingkungan
    sekitarnya.

Itulah diantara cara mengatasi ruam pada bayi, lebih utama adalah melakukan
pencegahan sebelum ruam tersebut terjadi. Adapun metode penanganan yang lebih tepat
baiknya diserahkan kepada dokter.

Aulia Hosea

Leave a Reply