Bolehkan Ibu Hamil Minum Teh Manis?

es teh manisSegala makanan dan minuman sekalipun menyehatkan jika dikonsumsi berlebihan tentu akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Hal ini menunjukkan bahwa kita sebagai manusia harus mengatur pola makan dan minum agar kondisi kesehatan badan tetap terjaga.

Pada saat sehat kita harus menjaga pola makan dan minum apalagi pada saat seorang ibu sedang hamil. Kondisi hamil memang membutuhkan ekstra pola makan dan minum ekstra karena setiap apa yang masuk ke dalam perut akan mempengaruhi kesehatan sang buah hati. Setiap ayah dan bunda pasti menginginkan kehamilan yang sehat dan kelahiran yang sempurna.

Ketika sedang hamil, tentu sangat asyik jika sambil ngobrol dengan sang buah hati ditemani dengan teh manis hangat. Namun, timbul pertanyaan, bolehkah ibu hamil minum teh manis? Apakah tidak berbahaya?

1. Penyebab Sulit Tidur

Teh adalah salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein ini bisa mempengaruhi metabolisme tubuh dan menjadi penstimulan sistem saraf pada otak. Jadi tidak heran jika orang yang minum teh menjadi lebih semangat atau berenergi. Jika dikonsumsi berlebihan, hal ini dapat menyebabkan sang ibu sulit untuk tidur dan dapat terkena penyakit insomnia. Padahal, waktu hamil adalah masa-masa yang penting untuk seorang ibu beristirahat. Ketika sang bayi sudah lahir, akan sulit sekali mendapatkan waktu luang untuk tidur karena sibuk menyusui dan membersihkan poop sang bayi.  

2. Mengurangi Serapan Zat Besi Sang Ibu

Zat besi sangat dibutuhkan oleh sang ibu pada masa-masa kehamilan. Zat besi ini dibutuhkan untuk mengurangi resiko penyakit anemia. Kebiasaan mengkonsumsi teh manis oleh sang ibu pada masa kehamilan dapat menyebabkan serapan zat besi berkurang derastis. Ibu hamil justru direkomendasikan untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang tinggi zat besi seperti bayam, daun singkong atau petai.

3. Memicu Naiknya Detak Jantung Ibu dan Bayi

Kafein pada teh tentu dapat meningkatkan detak jantung sang ibu hamil juga si bayi. Hal ini tentu tidak baik bagi sang ibu maupun bayi. Jika terlalu banyak dikonsumsi oleh ibu hamil kafein dari teh juga dapat mengendap di dalam tubuh sang ibu.

4. Memicu Diabetes Gestasional

Seorang ibu hamil memiliki kadar gula yang lebih tinggi dari orang normal. Hal ini menjadi suatu peringatan penting bagi para ibu hamil untuk lebih mengatur jumlah konsumsi gula pada masa kehamilan. Mengkonsumsi teh manis tentu menggunakan gula. Jika kadar gula ibu hamil melampaui batas normal akan meningkatkan risiko diabetes gestasional hingga risiko bayi lahir cacat dan/atau bermasalah.

***

Tentu bunda tidak ingin hal-hal di atas terjadi pada diri bunda saat hamil. Maka dari itu, kesimpulannya seorang ibu hamil tidak aman mengkonsumsi teh manis apalagi berlebihan.

Jika dirasa sulit untuk menghentikan konsumsi teh manis sebaiknya bunda mengganti teh biasa dengan teh hijau. Kemudian jika bunda memiliki tingkat konsumsi yang tinggi, setidaknya dikurangi setengahnya atau lebih. Jika biasanya sehari 4 cangkir menjadi 2 cangkir atau bahkan 1 cangkir teh hijau. Salah satu tips agar tetap dapat mengkonsumsi teh namun lebih aman ialah dengan menghilangkan gula dari teh manis. Memang pahit, namun demi kebaikan sang buah hati tentu bunda tidak akan keberatan bukan berkorban sedikit saja. Semoga bermanfaat dan tetap sehat sampai buah hati lahir ya bunda!

Aulia Hosea

Leave a Reply